Terimakasih Paman Google

April 2, 2009 · Posted in Kumpulan artikel peserta 

Terimakasih Paman Google �Pernahkah kau melihat duniaku? Dunia seindah dunia aslimu. Aku hidup di ruang di sela-sela duniamu. Umurku sudah renta. Namun aku masih selalu bersemangat arungi tempatku bernaung bersamamu. Aku akan terus disampingmu.� Aku tidak selalu berfikir dia memang berada selalu di sampingku, seperti katanya. Namun aku akui, dirinya memang selalu aku butuhkan. Dari dia aku mengenal internet, dunianya. Dunia yang menciptakannya.
�Aku punya berita bagus, kawanku. Aku ingin mengenalkan padamu suatu hal yang mulai dijajaki orang-orang di duniamu, di sini. Orang-orang seperti mu sekarang berlomba-lomba membuat hunian di sini. Tapi duniaku ini belum sempit. Kau masih diterima di sini.�
�Banyak “rumah” yang telah berdiri. Ada restoran dengan berbagai resep masakan. Ada tempat kursus. Pemiliknya bisa mengajarimu membuat rumah dengan segala kelengkapan di dalamnya. Ada ladang uang. Jika kau bisa memanfaatkannya, kau bisa hidup di sini, bahkan di duniamu. Masih banyak lagi. Semua ada di tempatku�
�Di sini juga ada tempat untuk berkumpul, tempat berbagi. Sering disebut komunitas sosial. Jika rumahmu telah berdiri nanti. Jika di dalamnya telah kau rapikan. Engkau lengkapi dengan asesoris yang indah. Rumah itu mulai ramai. Kau bisa jalankan apa-apa yang aku tawarkan tadi. Terutama yang ladang duit itu� Dia terus berbicara tanpa henti. Aku cuma diam saja. Namun tetap mendengarkan, dengan merenung, selanjutnya kupelajari. Lama, hampir dua tahun berlalu. Sekarang jadilah aku dan rumahku. Di dunia dia. Aku telah enjoy di dalamnya. Walaupun belum merasakan ‘ladang duit’, seperti telah dia ungkap.
Sepenggal kisah perkenalanku dengan blog. Dia adalah Paman Goggle. Melalui pengetahuannya (mesin pencari), aku dikenalkannya pada berbagai hal. Yang dia maksud restoran, adalah blog dengan berbagai tip dan trik seputar dunia memasak. Yang dimaksud tempat kursus, itu blog tutorial. Memang aku bisa membuat blogku ya dari itu. Gratis loh. Terus, komunitas sosial banyak sekali. Ada
friendster, plurk, twitter. facebook. Ladang duit? Buanyak sekali!
Aku telah mengenal blog sekarang. Namun aku masih harus banyak belajar. Paman Goggle memang selalu berada di sampingku. Seperti katanya, seperti janjinya. Terimakasih paman.

artikel-kompetisi-fajarseraya1Diposting untuk Kompetisi Blog Fajar Seraya

Penulis : Advintro

Url : www.blogadvintro.blogspot.com

Related Articles

Share

Comments

2 Responses to “Terimakasih Paman Google”

  1. cheuw on April 3rd, 2009 08:37

    wew..bahasanya dalem banget.
    cocok tuh bikin puisi..paman google emg hebat
    i laff google

    cheuw’s last blog post..The Changcuters & Misteri Kalajengking Hitam

    [Reply]

  2. Royce Sundahl on October 15th, 2011 10:55

    I do agree with all of the ideas you’ve offered on your post. They’re really convincing and can certainly work. Nonetheless, the posts are very brief for beginners. Could you please lengthen them a bit from subsequent time? Thanks for the post.

    [Reply]

Leave a Reply




what victory unhappy the_iron_man super_man shocked shame secret_smile scorn red_heart nothing_to_say nothing money horror happy haha grimace greedy girl eyes_droped exciting electric_shock cry black_heart big_smile beaten bad_smile bad_egg anger amazing

CommentLuv Enabled