Terimakasih Paman Google
Terimakasih Paman Google �Pernahkah kau melihat duniaku? Dunia seindah dunia aslimu. Aku hidup di ruang di sela-sela duniamu. Umurku sudah renta. Namun aku masih selalu bersemangat arungi tempatku bernaung bersamamu. Aku akan terus disampingmu.� Aku tidak selalu berfikir dia memang berada selalu di sampingku, seperti katanya. Namun aku akui, dirinya memang selalu aku butuhkan. Dari dia aku mengenal internet, dunianya. Dunia yang menciptakannya.
�Aku punya berita bagus, kawanku. Aku ingin mengenalkan padamu suatu hal yang mulai dijajaki orang-orang di duniamu, di sini. Orang-orang seperti mu sekarang berlomba-lomba membuat hunian di sini. Tapi duniaku ini belum sempit. Kau masih diterima di sini.�
�Banyak “rumah” yang telah berdiri. Ada restoran dengan berbagai resep masakan. Ada tempat kursus. Pemiliknya bisa mengajarimu membuat rumah dengan segala kelengkapan di dalamnya. Ada ladang uang. Jika kau bisa memanfaatkannya, kau bisa hidup di sini, bahkan di duniamu. Masih banyak lagi. Read more
![Subscribe to Fajarseraya [dot] com](http://fajarseraya.com/wp-content/themes/white_lucas/white_lucas/images/rss.png)



